Project nulis keliling dari temen satu ke temen yang lain :)

Tank & Smut

Banyak orang yang takut bahkan jijik dengan hewan yang satu ini yaitu kecoak. Mereka selalu berburu atau membasmi kecoak-kecoak itu, tapi itu semua belum tentu seperti yang manusia bayangkan.

Disuatu daerah tinggalah seorang putri yang cantik dan jelita, akan tetapi ia selalu terlihat murung. Didekatnya ada sekeluarga kecoak yang baru saja mempunyai anak bernama TANK. Dia sangat periang dan berlari-lari kesana kemari hingga orang tuanya sangatlah bingung. Mereka tinggal didekat gerombolan semut dan banyak sekali anak-anak semut. Tank pun berlari terus hingga dia bertemu satu anak semut yang terpisah dari rombongan. Semut itu terus menerus mengeluhkan hidupnya. Tank mengejutkannya dan semut itu pun kaget serta nyaris saja terjatuh. Semut kaget dan terheran dengan kelakuan si kecoak. Tank memperkenalkan dirinya pada semut dan meminta maaf atas perbuatannya tadi. Tank berusaha menghibur semut agar tak murung dan bersedih, Semut malah mengusir Tank agar jangan mengganggunya. Tank pun heran dan bertanya kenapa Semut murung hingga Tank pun tak banyak bertingkah. Semut akhirnya bercerita alasanya kenapa ia murung karena banyak saudara dan teman-temannya yang mati. Dia benci manusia, kenapa harus membunuh kami? Semut itu bercerita sambil mengenalkan dirinya bernama SMUT. Tank sangat bingung dan ia malahan berkata bisa kok jadi binatang peliharaan yang disayang manusia. Smut tak percaya,”mana mungkin binatang kecil seperti kita bisa menjadi binatang peliharaan.

Smut pun bingung sedangkan Tank asik berpikir hingga muncul ide konyolnya bagaimana kalau kita ke kota lihat-lihat hewan peliharaan. Iya, mereka pun menyutujuinya di Istana Putri banyak sekali capung beterbangan bagus sekali dan ternyata capung-capung itu kendaraan bagi serangga yang lainnya yang lebih kecil dari capung itu. Ada semut yang menaiki, kutu dan beberapa hanya bertukar pikiran di terminal capung. Tank pun memesan capung itu yang bernama Dago buat mengantarnya ke kota dan berkeliling. Tank melihat kota yang tersusun rapih dan melihat berbagai macam orang. Pertama kali yang Tank dan Smut lihat adalah anjing. Anjing itu mampu mengambil koran dan memberikan ke Tuannya. Anjing itu dapat bermain-main dengan majikkannya, merebut bola, menggong-gong, menurut dan mengerti yang dibicarakan manusia. Anjing itu sangat penurut seperti kerbau yang dicucuk hidungnya. Tank dan Smut memperhatikan itu semua sambil terus berpikir. Selanjutnya mereka melihat kucing yang sangat manis dan berbulu bagus sekali. Sungguh sangat lucu ketika kucing itu bermain bola, mengejar bulu-bulu, berguling-guling dan tuannya tertawa. Kucing itu layaknya bayi yang memerah entah tersenyum atau menangis dia tetap disayang oleh ayah dan ibunya.

Tank mempelajari banyak hal seperti manusia dan mengamati hingga ia memikirkan apa yang akan ia lakukan nanti bersama Smut. Tank pun kembali ke istana dan menceritakan pengelamannya kekeluarga mereka. Tank pun menyatakan idenya dan butuh kerja sama dengan keluarga Smut, buat menyatukan visi, Tank karena gak ada lidi yang kuat kalau hanya sebatang. Ide yang pertama saat koran pagi datang, matahari mulai menelisik mata yang begitu tajam. Tank dan Semut menyuruh keluarganya untuk memindahkan koran itu ke tuannya. mereka bahu membahu mengangkat koran itu agar manusia-manusia itu bisa sayang ke mereka. Dengan keringat dan peluh yang bercucuran di dahi mereka. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara teriakan dan injakan dari pembantu yang melihatnya. Mereka semua pun kabur dan berhasil selamat. tank terus meyakinkan keluarganya dan keluarga semut untuk terus berjuang. Ia tak henti-hentinya ber orasi didepan mereka. Dikesempatan yang lain Tank ingin menghibur tuan puteri yang menangis dengan bergaya lucu. Puteri pun terkejut entah takut atau bingung dengan tingkah kecoak itu yang seperti kucing tapi tidak lucu malah menakutkan. Ibunya Puteri melihat kecoak itu langsung histeris dan mencari sesuatu untuk memukul kecoak itu. Tank pun pergi meninggalkan mereka. Dia menemui Smut yang sudah menyerah dengan semua ini. Tank tak bisa terima itu, dia yakin kita bisa merubah itu semua. Hingga ia dan Smut melihat selebaran pesta yang akan digelar puteri. tikus, cicak, dan kucing mengetahui itu termasuk Tank dan Smut.

          
  Smut berjalan-jalan diatap rumah dan berada dibilik kayu yang menyembunyikan dirinya yang kecil dan tak terlihat. Dia melihat sesuatu yang mengejutkan banyak sekali cicak, tikus-tikus dan beberapa kucing yang berkoloni layaknya keluarga Smut yang banyak. Mereka membicarakan pesta yang sebentar lagi akan digelar sekaligus lamarannya pangeran. Smut kaget ternyata tiger black kucing hitam itu merencanakan akan mengacaukan pesta karna dia disuruh oleh tuannya. Smut yang mendengar itu buru-buru dia pergi yang ternyata malah ketahuan oleh cicak akan tetapi cicak itu di injak oleh tiger black. Buat apa mengejar satu semut yang tak bisa melakukan apa-apa walaupun dia tahu. Smut bertemu dengan Tank dan menceritakan apa yang ia lihat. tank yang mendengar itu tidak mau semua itu terjadi jika mereka melakukan itu maka Tank dan semut serta koloninya akan kehilangan tempat tinggal karna pasti akan ada pembasmian hama oleh tuan rumah. Pesta pun segera dimulai, banyak sekali yang berdatangan dari berbagai daerah. Semut dan Tank berusaha menjelaskan kekeluarganya untuk menggagalkan rencana Tiger. Awalnya mereka semua takut dan tak berani hingga akhirnya rasa kekeluargaan yang membuat mereka pun mau membantu. Pesta pun berjalan dengan meriah dan ramai sekali. Keluarga Tank dan Smut pun bersiaga sambil melihat tiger digendong oleh majikkannya. Tibalah acara puncak yaitu saat pangeran dari negeri tetangga ingin memberikan cincin tunangan. Black Tiger yang melihat itu langsung berontak dan lari dari majikkannya ia pun mencakar pangeran dan menjatuhkan cincin itu kebawah lemari. Tank yang melihat itu segera bersiap-siap pada rombongan kecoak, tiba-tiba saja cicak-cicak itu mengeluarkkan tainya dan mengenai pengunjung hingga mereka berhisteris. Tank menyuruh keluarganya untuk terbang dan menyelamatkan manusia dari tai itu. Mereka melawan kecoak-kecoak itu dan melindungi manusia dari tai-tai cicak. Akan tetapi manusia-manusia itu malah panik karna banyaknya kecoak yang berterbangan kesana kemari. Cicak-cicak itu malah berjatuhan dan menempel pada manusia seperti perangko. Manusia itu makin tunggang langgang dan berteriak. kecoak itu berusaha melepaskan cicak dari manusia hingga datang bala bantuan dari para capung untuk melepas mereka disamping itu pangeran berusaha melindungi Puteri. Tuan puteri malah memperhatikan itu. Hingar bingar pun mulai membisingkan telinga hingga para tikus yang mulai keluar dan memakan-makanan pesta. Semut pun keluar dengan jutaan pasukannya, ia melawan tikus-tikus itu dengan koloni semut. 

          Smut pun memimpin pasukannya untuk menggenggam stick pemukul untuk memukul tikus-tikus itu sedangkan pangeran memukuli tikus, dan kucing yang menyerangnya serta cicak yang berjatuhan. Cicak-cicak itu bersihkan oleh koloni Tank dan dibuang keluar rumah. Tikus-tikus itu pun banyak yang tunggang langgang meninggalkan tempat pesta karna kalah oleh semut. Dua kawan Black Tiger dimusnahkan berkat kerja sama semut dan kecoak. Semut dan kecoak itu sangat bahagia melindungi manusia saat cicak melempar tainya, kecoak-kecoak itu menangkap dan melempar balik dengan tai tersebut. Dua kawan Black tiger pun menyerah dan berhasil di ikat oleh rombongan semut dan kecoak. Hanya tersisa Black tiger yang berhadapan dengan Tank & Smut. Dia sangat kuat hingga ia berhasil dilumpuhkan berkat kerja sama pangeran. Tank pun mencabut kumisnya, dan semut berteriak digendang telinga black tiger agar dia pusing serta lemas. Black dan kawan-kawannya pun kabur dari tempat pesta itu karna manusia mulai melakukan perlawanan. Tank & Smut malah merapihkan barisan seperti prajurit yang sudah menyelesaikan perintah dan kembali dari perang. mereka tak lari dan berpindah dari tempat itu. Banyak manusia yang masih ketakutan dan ingin membunuh mereka tapi ditahan oleh pangeran mengangkat Tank dan Smut yang seolah berbicara pada Pangeran. Tank melupakan satu hal yaitu cincin puteri yang akhirnya terbang mengambil cincin yang berada dibawah lemari untuk pangeran. Pangeran pun melanjutkan tunangannya. Tapi Ibu puteri mengusir kecoak dan semut. Mereka pun kembali ke sarangnya dengan perasaan yang sedih menerima kenyataan. Akan tetapi impian Tank dan semut pun tercapai menjadi binatang peliharaan pangeran dan puteri sekaligus prajurit bayangan di kastil pernikahannya. Tank berhasil menahan nyamuk yang mau menggigit mereka dikasur. Semut menjadi prajurit bawah tanah yang hebat.
THE END

Penulis asal Bekasi
Penulis: Samsul Arifin
Judul: Tank & Smut

No comments:

Post a Comment

Check Page Rank
Copyright © Nulis Keliling. All rights reserved. Template by CB