Project nulis keliling dari temen satu ke temen yang lain :)

Antara Mamah, Internet dan Google Adsense

Cerita 16
Jakarta, Rabu, 12 Maret 2014
Antara Mamah, Internet dan Google Adsense
penulis: Gordon Bekasi

Suara merduku membelai mesra didalam gayung, menggema keseluruh sudut-sudut kamar mandi hingga lubang-lubang kecoa bau yang tinggal didalamnya. hari ini ketiga ketiga kalinya aku mandi, gerah sangat. Jakarta membuatku sumpek. diantara puja-puji orang-orang Desa terhadap Kota Jakarta kadang membuatku heran, untuk apa mereka memujinya??? 

Seiring berjalannya waktu aku sadar bahwa mereka tidak memuji Kota Jakarta sebagai tempat yang nyaman untuk tempat tinggal tapi sebagai ladang emas tanpa tambang. apapun bisa dijadikan uang, uang, dan uang. Hidup butuh uang, siapapun perlu uang. serba uang, uang, dan uang. Aku sebagai perantau dari desa seperti orang lain berusaha mengadu nasib di Kota yang banyak yang bilang kejam.   

Guuuuuuupprraaaaakkk!!!!! suara ember dari luar kamar mandi terdengar.

"Woiiiiii... Dellii nyokap lo telpon nih! karokean mulu lo!"

Aku terkejut. suaraku menghilang, bayanganku pudar. lantas bergegas keluar kamar mandi dengan handuk, satu di kepala dan satu menutupi badan. 
Teman satu kamar kos membawakan handphone blackberry gemini ku.

"Nih ada telepon dari nyokap lo" 
Sekejap saja aku mengambil handphone dari tangan Reni.

"Halo, Assalamu'alaikum, Mah" 

"Wa'alaikumsalam, Kamu ini kemana saja, mamah dari tadi telepon gak diangkat-angkat, sekali diangkat malah sama Reni" dengan nada heran mamah berusaha menyembunyikan amarahnya.

"Maaf mah, aku tadi lagi mandi."

"Kamu ini perasaan tiap hari kalo mamah telepon pasti lagi mandi, emangnya kamu mandi berapa kali sekali sih? kok kayaknya sering banget??"

"Mah, ini tuh Jakarta, Bukan Purwakarta yang hawanya enggak sepanas disini. aku kalo enggak mandi tuh badan kerasa lengket mah. lagian aku kan cewek, jadi enggak apa-apa dong mah kalo aku merawat badan?" 

"Rawat sih rawat tapi bukan berarti harus mandi terus-terusan dong."

"Iya mah, nanti di kurangi deh mah.. hehehe emang ada apa mah kok dari tadi kata mamah telepon terus ke no aku?"

"Iniloh ada paket baru sampai rumah, tapi mamah enggak tau isinya apa"

"owh itu paling dress dari Zalora mah"

"loh? Zalora itu siapa? teman kamu???"

"Mah, itu toko online mah, kemarin aku beli pake internet gitu"

"Katanya kamu enggak punya uang, kok malah beli-beli pakean gak karuan gitu sih?"

"Itu udah lama mah, tapi baru di kirim kemarin"

"owh yaudah kalo gitu, mamah udah transfer kamu Rp.500.00 buat keseharian, Awas jangan boros ya!"

Sambil mengaruk-garuk tangan, kupindahkan handphone dari kuping kiri ke kuping kananku. sambil melangkah ke kamar aku terus berbicara panjang lebar sama Mamahku.
"Mah, ngomong-ngomong ada paket kiriman buat aku dari Google enggak?"

"Google?" Mamah bingung.

"Iya mah Google, pokoknya nanti ada tulisannya gitu Google Adsense. nah disitu nanti aku bakal dikirim no gitu dari Amerika langsung" dengan sabar aku berusaha menjelaskan

"Amerika??? kamu ngapain sih segala ke Amerika Amerika segala?! kamu ini cewek, jangan macem-macem! kamu mau jadi teroris???" Mamah mulai bawel

"Astaga mamah, Siapa sih yang ke Amerika. aku enggak ke Amerika dan enggak pernah kesana. aku dapat paket dari Amerika soalnya aku punya akunnya. itu dari internet mah. Nanti aku bisa dapat uang dari sana mah. mamah ini gimana sih, makannya dirumah pasang internet dong mah, biar nanti aku terangin langsung di rumah. Mamah kuno...." 
Dengan menahan segala kesabaran aku berusaha menjelaskan ke mamahku..

Tidak terdengar balasan suara apapun, aku terdiam begitupun dengan mamah. kemudian 

"tut.. tut... tut....tut...tut...tut..."

Aku panik, pikiranku melayang kemana-mana. aku takut mamah sakit hati dengan apa yang aku jelaskan barusan. dengan hati yang tidak tenang aku berusaha menelepon balik mamah namun hasilnya nihil. hanya terdengar jaringan sibuk dari seluler yang aku gunakan. ingin rasanya ku lempar handphone blackberry geminiku ini tapi apa guna aku melemparnya. Aku terdiam dikamar, Reni sibuk dengan internetnya. tidak ada dialog diantara kami. tiba-tiba telepon blackberry ku berbunyi kembali, kulihat layar LCD selulerku bertulisan 'MAMAHKU'

"Assalamu'alaikum mah. Mamah maafin aku ya tadi aku enggak bermaksud...."

"Halo Delita, kenapa telepon mamah mati? kamu ini ngomong apa sih?"

"loh aku kira tadi... eh mati sendiri ya mah? mungkin jaringannya lagi jelek mah"

"Iya kayaknya sih gitu, mamah juga suka sebel, ini pasti gara-gara mamah daftar paket telepon murah. Murah sih murah tapi masa tiap 40menit mati sendiri sih.."

"Mamah macem-macem aja sih, bukannya tanya aku dulu"

"Tadi kamu bilang dapat uang, maksudnya gimana?"

"Uang? uang apa ya? ooooh.... yang tadi dari Google adsense itu ya mah?"

"Nah itu tuh"

"Huuuuuuuuhhh...........mamah ini kebiasaan kalo denger kata uang aja langsung deh..."

"ya mamah kan pengen tau juga, apalagi kamu mau dikirim paket-paket aneh dari Amerika itu"

 "Jadi gini mah, aku tau Google Adsense pertama kali itu dari temenku si Peter Anderson temen satu kampusku. jadi dia masih kuliah tapi punya penghasilan dolar gitu perbulannya kurang lebih $500, kalo di rupiahin itu $1 kurang lebih sekitar Rp.10.000 nah mamah bisa kira-kira tuh berapa pendapatan si Peter kalo $500xRp10.000=Rp.....? itu gaji perbulannya aja mah, bayangin aja kalo di kali setahun? lumayan kan..."

"Ya ampun itu gimana caranya"

"panjang mah kalo aku ceritain di telepon enggak kelar-kelar. mending minggu besok aja ya pas aku pulang ke rumah. sekalian mau nyoba dress baruku tadi,heheh"

"huh kamu ini. yaudah kalo gitu, kamu baik-baik disana ya, jaga kesehatan dan inget jangan boros"

"Iya mah, Delita juga tau. gak bakal boros kok."

"yaudah.. Assalamu'alaikum"

"Waalaikumsalam mah".....


TAMAT






Penulis: Gordon Bekasi

No comments:

Post a Comment

Check Page Rank
Copyright © Nulis Keliling. All rights reserved. Template by CB